Selasa, 10 Mei 2011

Sang Pencerah


Di antara pekatnya malam, belasan laki-laki berbondong-bondong menuju Langgar Kidul Kauman. Sambil memekikkan asma Allah, gerombolan itu mengangkat obor tinggi-tinggi, dan sesampainya di surau milik Ahmad Dahlan, mereka meringsekkan tempat ibadah itu hingga rata dengan tanah. Mereka memang dibakar kebencian. Gagasan pembaruan Islam oleh Ahmad Dahlan telah membuat gusar para penghulu Masjid Gede Jogja. Dan kegusaran itu kemudian berkembang menjadi benci yang ditularkan.Itulah sepenggal adegan di awal Sang Pencerah karya Hanung Bramantyo.


Sang Pencerah, sebuah film karya  Hanung Bramantyo meraih tujuh piala dalam Festival Film Bandung 2011, mengalahkan film2 lainnya. Film Terpuji 2011 juga diraihnya,  dalam perhelatan malam puncak Festival Film Bandung (FFB) 2011 yang digelar di Ballroom Hotel Horison Bandung, Jumat (6/5/2011), Sang Pencerah juga menyabet kategori lainnya, yaitu Pemeran Utama Pria Terpuji, yang diraih oleh Lukman SardiPenata Artistik Terpuji FFB 2011 diraih oleh Alan Sebastian, Penata Musik Terpuji FFB 2011 oleh Tya Subiakto, Penata KameraTerpuji FFB 2011 oleh Faozan Rizal, dan Sutradara Terpuji FFB 2011 oleh Hanung Bramantyo.

Film Sang Pencerah, sebuah film yang mengisahkan perjuangan hidup KH Ahmad Dahlansampai berhasil mendirikan organisasi Muhamadiyah. Sebuah film sejarah yang dibintangi aktor dan artis Indonesia yang kawakan seperti Slamet Rahardja, Sudjiwo Tedjo, Lukman Sardi, Ikranegara, Zaskia Mecca, Giring Nidji, Yati Surachman dan Muhammad Ihsan Tarore. Film Sang Pencerah ini menghabiskan dana Rp. 12 Miliar

Keinginan Dien Syamsuddin, Ketua PP Muhamadiyah dan Teman-teman di Muhammadiyah bisa terwujud dengan obsesinya seorang sutradara muda Hanung Bramantyo, dan akhirnya dibuatlah sebuah Film Besar yang diharapkan bisa semakin mencerahkan warga Muhammadiyah dan tentunya juga pencerahan bagi bangsa,” katanya seraya mengimbau seluruh warga Muhamadiyah mendukung dengan menonton film Sang Pencerah ini di bioskop-bioskop.

Sang Pencerah mengungkap perjuangan pendiri organisasi Muhammadiyah, yang kini dikenal sebagai organisasi keagamaan modern dan sangat berpengaruh di Tanah Air. Dalam perjalanan jati dirinya dia keluar dari pakem tradisi keulamaan pada masanya, sehingga kemudian dikenal sebagai sosok kontroversial.

Dalam usianya yang baru 21 tahun, pemuda Ahmad Dahlan telah membuat perubahan besar meski untuk itu menimbulkan keguncangan di kalangan santri dan ulama lain.
Dia sempat dituduh kafir karena mengubah arah kiblat sesuai arah kompas, membangun sekolah menggunakan bangku dan kursi seperti Belanda dan dekat dengan tokoh budaya Jawa, Budi Utomo.

Film yang layak untuk ditonton,  Sang Pencerah. tak ada kata terlambat untuk menonton.