Rabu, 09 Februari 2011

PEMUTARAN FILM (2)


Asalamu’alaasikum wr. wb.

salam persahabatan

setelah pak rt kembali ,………………..

saya kembali berbisik sama pak rt, maksud saya projector /in focus ………….. “gak punya pak” :jawab paka rt. saya mencoba ikutan berpendapat terkait dengan apa yg telah disampaikan oleh seksi kerohanian, “ saya ada usul bagaimana kalau kita puterin film saja yang bernafaskan pesan islam, biar warga menonton dan mengambil hikmah dari pesan yang disampaikan oleh film tersebut, tentunya nanti kita cari film2 yang bagus dan benar bagi warga kita semua, ………

belum sempat ada tanggapan….

pak rt menambahkan apa yang telah saya usulkan, ternyata pak rt pamitan mau keluar tadi untuk mengambil brosur yang pernah ditawarkan dari seseorang, yaitu tentang pemutaran film untuk anak2 atau bapak2nya, pak rt menyerahkan brosur tersebut keseksi kerohanian untuk dicoba menghubungi kalau memang bisa dan ada manfaatnya kita coba saja,

seminggu kemudian, tepatnya hari sabtu ada undangan beredar yang isinya mengundang semua warga untuk hadir dan ikut menyaksikan pemutaran film bertempat di pos ronda rt, Alhamdulillah pemutaran film berjalan dengan lancar dari film pertama sampai kedua. Walaupun untuk sementara belum bisa menyeleksi film yang diputar, anak2, bapak2 serta ibu2 cukup senang meskipun belum bisa menerima pesan dari film2 yang diputar.

untuk menindak lanjuti hal tersebut saya merasa iku anbil bagian untuk mencarikan film2 yang nantinya akan di putar , smoga bermanfaat dan bisa menghibur warga dengan pesan yang positif.

wassalam

chilmi adr

film bulan depan

Darma (Tio Pakusadewo), menghadapi bulan terakhir kehidupannya. Agar mati tenang, ia ingin shalat lima waktu, puasa sebulan penuh, berhenti merokok dan mendapatkan maaf dari mantan isterinya Dania (Maia Estianty) dan kedua anaknya Reza (Ade Surya Akbar) dan Lara (Amanda) yang dulu ditinggalkannya karena telah menghamili Alina (Kinaryosih), sahabat Dania

Hanya keinginan Darma yang terakhir yang belum terpenuhi. Hingga suatu saat secara tak sengaja Darma bertemu dengan Lara. Ia berusaha keras mendekati Lara. Lara yang awalnya bimbang akhirnya luluh akan keinginan ayahnya. Karena jauh di dalam hatinya ia sangat merindukan peristiwa dimana ia bisa bercengkerama kembali dengan ayahnya. Darma pun menyampaikan kondisi yang sedang dihadapinya

Lara pun mengalami dilema, haruskah ia memberitahukan kakaknya dan Reza akan keinginan ayahnya?..
Akankah keinginan terakhir Darma terpenuhi?..
Berhasilkah Lara membantu ayahnya?..
Apakah Reza dan Dania sanggup memaafkan Darma yang telah membuat luka besar di hati mereka selama ini ?..